Bareskrim Pastikan Ijazah Jokowi Asli Berdasarkan Hasil Uji Forensik

Kriminal, Nasional735 Views

SEKILAS SUMUT– Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri menegaskan bahwa ijazah milik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dipastikan keasliannya. Kepastian ini didapat setelah dilakukan pemeriksaan forensik laboratorium terhadap surat tanda kelulusan dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Brigadir Jenderal Djuhandhani Rahardjo Puro selaku Dir Tipidum Bareskrim menyampaikan bahwa proses verifikasi mencakup sejumlah komponen, seperti jenis kertas, fitur pengaman, tinta tulisan tangan, cap resmi, serta tanda tangan dari dekan dan rektor. Hasil analisis menunjukkan bahwa ijazah Jokowi memiliki kesamaan dengan dokumen pembanding dari periode yang sama.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, disimpulkan bahwa dokumen tersebut identik atau berasal dari satu sumber yang sama,” ujar Djuhandhani dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (22/5/2025).

Di sisi lain, penyelidikan atas laporan dugaan ijazah palsu yang menyeret nama-nama seperti Roy Suryo, Rismon Sianipar, Tifauzia Tyassuma (alias Dokter Tifa), Rizal Fadillah, dan Kurnia masih berlangsung di Polda Metro Jaya. Sebelumnya, para pelapor telah mendatangi Komnas HAM pada Rabu (21/5/2025), mengaku menjadi korban kriminalisasi akibat laporan balik dari Jokowi.

Ahmad Khozinudin, Koordinator Non Litigasi Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi dan Aktivis, menyatakan bahwa mereka melaporkan dugaan pelanggaran hak asasi manusia oleh Presiden ke 7 Jokowi karena merasa hak-haknya telah dilanggar.

Menanggapi hal ini, Djuhandhani memastikan bahwa proses hukum berjalan sebagaimana mestinya, transparan, dan tanpa campur tangan pihak mana pun.

“Penyelidikan di Polda Metro Jaya masih terus berlangsung. Kami tetap memberikan dukungan teknis sesuai tupoksi tanpa melakukan intervensi. Setiap perkembangan akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *