Bobby Nasution Pertimbangkan Sanksi untuk ASN Tak Hadir Usai Libur Lebaran

Daerah, Nasional84 Views

SEKILAS SUMUT– Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyampaikan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan pemberian sanksi terhadap aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut yang tidak masuk kerja setelah libur panjang Idulfitri 2025.

“Kita akan pelajari dulu apa alasannya. Kalau memang alasan operasional, kita lihat lagi kenapa waktunya terlalu mepet. Jika memang tidak bisa dibenarkan, maka akan diberikan teguran,” ujar Bobby di Medan, Selasa.

Menurut laporan dari Badan Kepegawaian Provinsi Sumut, tingkat kehadiran ASN pada hari pertama masuk kerja pasca-libur Lebaran mencapai 98,63 persen. Sisanya, sekitar 1,37 persen ASN tidak hadir dengan berbagai alasan.

Bobby menjelaskan bahwa sebagian ketidakhadiran disebabkan oleh hal-hal khusus, seperti satu orang sedang menjalankan ibadah umrah dan satu lagi mengalami keterlambatan penerbangan dari Bangkok, Thailand, selama enam jam.

“Tidak hadir karena umrah dan satu lagi delay pesawat, seharusnya sudah pulang dari Bangkok,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga mengingatkan seluruh ASN agar tetap menjalankan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab, mengingat status mereka sebagai pelayan masyarakat.

“Seragam yang dikenakan ini bukan sembarangan. Tidak semua orang bisa memakainya. Kita pakai seragam ini karena tugas kita adalah melayani masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa menjalankan pekerjaan sebagai ASN bukan sekadar kewajiban, tetapi juga merupakan bentuk ibadah yang apabila dilakukan dengan ikhlas akan membawa pahala.

“Semoga kita semua senantiasa diberi keberkahan, semangat untuk berbuat baik, dan pikiran yang jernih untuk membangun Sumatera Utara yang lebih baik,” tutur Gubernur.

Selain itu, Bobby juga menekankan pentingnya kerja sama lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Ia mengimbau agar para ASN dapat menghapuskan sikap ego sektoral dan membangun kolaborasi lintas sektor.

“Hilangkan ego sektoral. Jangan hanya fokus pada tugas masing-masing. Kita harus saling mengenal, bekerja sama, dan berkolaborasi agar persoalan dapat diselesaikan secara menyeluruh,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *