Jembatan Penghubung Pulau Betung–Ture Ambruk Diterjang Hujan Deras, Akses Warga Terputus Total

Berita, Nasional357 Views

SEKILAS SUMUT– Jembatan boks di Desa Pulau Betung yang menjadi akses penghubung dua desa di Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, mengalami kerusakan total setelah diterjang hujan deras pada Rabu dinihari (09/04/2025).

Hujan lebat yang mengguyur sejak malam mengakibatkan badan jembatan ambles sepenuhnya, menyisakan lubang dalam akibat pondasi yang tergerus aliran air. Hingga Rabu, akses jalan di jembatan yang menghubungkan Desa Pulau Betung dan Desa Ture itu ditutup sepenuhnya oleh warga.

Untuk menghindari kecelakaan, warga sekitar memasang batang pinang dan rambu-rambu sebagai penanda, serta mengumumkan penutupan jalur tersebut karena kondisi jembatan yang tak bisa dilalui.

Kepala Desa Pulau Betung, Musalini, menyampaikan bahwa peristiwa amblesnya jembatan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah desa.

“Sejak beberapa hari lalu, badan jembatan sudah menunjukkan tanda-tanda retak. Saya telah melaporkan hal ini ke dinas terkait, namun belum ada tindak lanjut. Dan akhirnya, pada dinihari saat hujan deras, jembatan tersebut ambles. Kami sangat berharap dinas terkait segera meninjau dan memperbaikinya karena jembatan ini penting sebagai akses masyarakat dan untuk mengangkut hasil perkebunan,” jelasnya.

Sementara itu, Arian Arifin, tokoh masyarakat Desa Ture sekaligus Ketua DPW PUSPA-RI Provinsi Jambi, menambahkan bahwa kondisi jembatan memang sudah memprihatinkan sejak setahun lalu. Warga telah berupaya menimbun bagian yang rusak secara swadaya agar jalan masih bisa dilalui kendaraan.

“Saat jembatan mulai rusak pertama kali, saya bersama Kades sudah berulang kali menyampaikan keluhan ke dinas terkait, termasuk Dinas PUTR, namun tidak mendapat respon yang memadai. Bahkan saat saya menghubungi Kadis dan Kabid-nya, tanggapan mereka sangat tidak memuaskan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Ia juga mendesak para anggota DPRD dari daerah pemilihan Pemayung untuk segera turun langsung meninjau kondisi warga. “Jangan hanya muncul saat pemilu untuk meminta suara rakyat, tetapi hilang saat rakyat membutuhkan. Warga butuh solusi nyata atas persoalan ini,” tegas Arian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *