Hal-Hal yang Membuat Puasa Makruh dan Dampaknya pada Pahala

Berita, Nasional517 Views

SEKILAS SUMUT– Dalam menjalankan ibadah puasa, terdapat beberapa perbuatan yang tidak membatalkan puasa tetapi dianggap **makruh**, karena dapat mengurangi kesempurnaan pahala. Salah satu di antaranya adalah berkumur dan menghirup air ke hidung secara berlebihan saat berwudhu. Rasulullah ﷺ pernah mengingatkan agar tidak melakukannya saat berpuasa, karena dikhawatirkan air akan masuk ke tenggorokan.

Selain itu, mencicipi makanan tanpa keperluan mendesak juga termasuk perbuatan yang sebaiknya dihindari. Meskipun tidak membatalkan puasa, hal ini bisa menimbulkan risiko batal jika tidak berhati-hati. Ibnu Abbas pernah menyatakan bahwa mencicipi makanan diperbolehkan selama tidak sampai tertelan.

Beberapa kebiasaan lainnya, seperti mengumpulkan ludah lalu menelannya dengan sengaja, juga dianggap makruh karena menyerupai aktivitas makan. Begitu pula dengan penggunaan siwak yang basah setelah waktu Zuhur, yang menurut sebagian ulama dikhawatirkan dapat menimbulkan rasa di mulut yang menyerupai makanan.

 

Di samping itu, berlebihan dalam menyegarkan tubuh, seperti mandi atau menyelam dalam air, juga perlu dihindari karena ada kemungkinan air masuk ke dalam tubuh. Rasulullah ﷺ sendiri pernah menuangkan air ke kepala saat berpuasa karena merasa kepanasan, tetapi tidak sampai berlebihan.

Sementara itu, berbekam saat berpuasa dianggap makruh jika menyebabkan tubuh menjadi lemah. Pendapat para ulama mengenai hal ini berbeda, tetapi mayoritas menyatakan bahwa meskipun tidak membatalkan puasa, sebaiknya dihindari jika dapat mengganggu ketahanan fisik selama berpuasa.

Selain hal-hal yang bersifat fisik, perkataan dan perbuatan yang buruk seperti berbohong, berbicara kasar, dan bertengkar juga bisa membuat puasa kehilangan nilainya. Rasulullah ﷺ menegaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari perkataan dusta dan perbuatan yang tidak baik.

Dengan demikian, agar ibadah puasa semakin sempurna, seorang Muslim dianjurkan untuk menghindari hal-hal yang makruh ini. Selain menjaga keabsahan puasa, menjauhi perbuatan tersebut juga akan membuat pahala puasa lebih maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *