SEKILAS SUMUT– Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengimbau para calon haji untuk segera menyelesaikan pembayaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 1446 H/2025. Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sumut, Zulkifli Sitorus, menyampaikan di Medan pada Rabu bahwa tahap pelunasan Bipih bagi jamaah haji reguler asal Sumut telah dibuka sejak 14 Februari hingga 14 Maret 2025.
Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2025, biaya Bipih untuk calon haji Embarkasi Medan ditetapkan sebesar Rp47.976.531 per orang. Dengan setoran awal Rp25 juta, jamaah masih perlu melunasi sekitar Rp22 juta lebih. Namun, menurut informasi yang diperoleh, jamaah hanya perlu membayar sekitar Rp20,6 juta karena adanya rekening virtual atau virtual account yang disediakan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Rekening ini menampung nilai manfaat dari pengelolaan dana haji, yang kemudian digunakan untuk mengurangi biaya perjalanan haji.
Data Kanwil Kemenag Sumut hingga 27 Februari 2025 menunjukkan bahwa dari total kuota haji reguler Sumut sebanyak 8.328 orang, sudah 4.103 jamaah yang melunasi biaya perjalanan. Secara nasional, Indonesia memperoleh kuota haji sebesar 221.000 orang, terdiri dari 203.320 jamaah reguler dan 17.680 jamaah haji khusus. Dari kuota haji reguler tersebut, sebanyak 190.897 jamaah berhak melunasi biaya sesuai urutan porsi, 10.166 jamaah prioritas lanjut usia (lansia), 685 pembimbing ibadah, dan 1.572 petugas haji daerah.
Jika terdapat kendala teknis terkait istitha’ah (kemampuan) maupun sistem pembayaran, Kanwil Kemenag Sumut akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumut.
Sementara itu, Kemenag telah menetapkan jadwal perjalanan ibadah haji 1446 H/2025 setelah menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) bersama Panitia Kerja Haji Komisi VIII DPR RI. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI, Hilman Latief, menyatakan bahwa jamaah haji akan mulai masuk asrama haji pada 1 Mei 2025, dan keberangkatan gelombang pertama dari Indonesia menuju Madinah dijadwalkan pada 2 Mei 2025.













