Keutamaan Sahur: Waktu Terbaik, Dalil, dan Doa Setelah Sahur

Berita, Nasional468 Views

SEKILAS SUMUT– Pemerintah telah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada 1 Maret 2025, sehingga umat Muslim di Indonesia akan mulai menjalankan ibadah puasa. Salah satu sunnah yang dianjurkan sebelum berpuasa adalah makan sahur, yang memiliki banyak dalil sebagai dasar anjurannya.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dan Imam Ahmad, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk makan sahur sebelum memulai puasa:

*”Barangsiapa yang mau berpuasa hendaklah sahur dengan sesuatu.”* (HR. Ibnu Abi Syaibah [3/8] dan Ahmad [3/367]).

Waktu Terbaik untuk Sahur

Menurut NU Online, waktu yang paling dianjurkan untuk sahur adalah menjelang azan Subuh atau di akhir malam. Hal ini didasarkan pada hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu:

*”Segerakanlah berbuka dan akhirkanlah sahur.”*

Doa Setelah Makan Sahur

Setelah selesai makan sahur, dianjurkan untuk membaca doa sebagai bentuk kesadaran akan kelemahan diri serta permohonan kepada Allah SWT agar diberikan keberkahan dalam menjalankan puasa. Berdasarkan laman Baznas, doa yang dapat dibaca setelah sahur adalah:

**اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِيْنَ**

**Latin:** *Alhamdulillahil-ladzi ath-amanaa wa saqaana waja‘alanaa minal muslimiin.*

**Artinya:** “Segala puji bagi Allah, Dzat yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami termasuk golongan orang-orang yang berserah diri.”

Dengan membaca doa ini, seorang Muslim mengungkapkan rasa syukur dan memohon pertolongan kepada Allah SWT agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik. Semoga Ramadhan kali ini membawa keberkahan bagi seluruh umat Muslim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *