SEKILAS SUMUT– Sebanyak 360 calon jemaah haji (calhaj) dari Kloter 16 Embarkasi Medan resmi diberangkatkan ke Tanah Suci pada Rabu, 21 Mei 2025. Prosesi pelepasan dilangsungkan di Aula 1 Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, ditandai dengan penyerahan Pataka Merah Putih dan dokumen kepercayaan kepada Petugas Kloter.
Yang menjadi sorotan dalam acara ini adalah kehadiran ulama kharismatik Buya KH. Amiruddin MS, pendiri sekaligus pembina Pondok Pesantren Baitul Mustaghfirin Al-Amir. Beliau memimpin doa bersama demi keselamatan, kelancaran, dan keberkahan ibadah haji seluruh jemaah.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa para jemaah merupakan orang-orang yang mendapat anugerah luar biasa dari Allah SWT untuk berhaji. Ia mengingatkan agar selama menjalankan ibadah, jemaah memperbanyak doa dan istighfar.
“Selama 41 hari di Tanah Suci, puncaknya adalah 5 jam saat Wukuf di Arafah. Itulah waktu yang sangat menentukan kemabruran haji, maka maksimalkan untuk taubat, doa, dan zikir,” ujarnya.
Menurut keterangan dari Kasubbag Humas PPIH Embarkasi Medan, Kloter 16 terdiri dari 116 jemaah asal Tebing Tinggi, 237 dari Labuhanbatu Selatan, 1 orang dari Padanglawas Utara, serta sejumlah petugas dan tim kesehatan. Hingga Kloter 16, total jemaah yang telah diberangkatkan dari Embarkasi Medan mencapai 5.739 orang atau sekitar 68,14 persen, sementara sisanya sebanyak 2.683 orang (31,86 persen) masih menunggu jadwal keberangkatan.
Acara pelepasan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang, Wakil Wali Kota Tebing Tinggi H. Chairil Mukmin Tambunan, Sekretaris PPIH Embarkasi Medan Drs. H. Muhammad Yunus, MA, Kakankemenag Tebing Tinggi Muhammad David Saragih, dan Kakankemenag Labuhanbatu Selatan Awaluddin Habibi.













