Banjir Bandang Kedua Terjang Barus, Desa Kinali Lumpuh Total di Tapteng

Daerah, Nasional448 Views

SEKILAS SUMUT– Banjir bandang kembali melanda Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), pada Sabtu malam (19/4/2025), setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 16.00 WIB. Peristiwa ini merupakan kejadian kedua dalam waktu dekat, namun kali ini intensitasnya dilaporkan lebih parah.

Air bah yang berasal dari hulu Sungai Aek Sirahar menghancurkan satu unit jembatan rambing yang menjadi penghubung vital antara tiga desa, yaitu Desa Kinali, Desa Pasar Tarandam, dan Desa Padang Masiang.

Desa Kinali Paling Parah Terdampak

Camat Barus, Sanggam Panggabean, saat dikonfirmasi MISTAR pada Minggu dini hari (20/4/2025) sekitar pukul 00.10 WIB, menyampaikan bahwa ketinggian air mencapai satu meter atau setinggi pinggang orang dewasa. Desa Kinali menjadi daerah yang paling parah mengalami dampak banjir tersebut.

“Saya sedang berada di Desa Kinali. Arus banjir sangat deras dan banyak rumah warga yang sudah terendam,” ungkapnya.

Ratusan Rumah Terendam, Evakuasi Masih Dilakukan

Ia menuturkan bahwa ratusan rumah warga terdampak banjir, dan saat ini proses evakuasi masih berlangsung. Tim gabungan dari BPBD Tapteng, TNI, dan Polri tengah membantu warga menuju tempat yang lebih aman dan berada di dataran tinggi.

“Yang bisa kami lakukan saat ini adalah menyelamatkan warga ke lokasi yang lebih aman,” ujar Sanggam.

Ia juga menyebutkan bahwa banjir membawa serta material kayu dan ranting pohon dari hulu sungai, yang memperparah kerusakan.

Bronjong Jebol Jadi Pemicu Utama

Menurut penjelasan Sanggam, penyebab utama meluapnya air sungai ke pemukiman warga adalah jebolnya bronjong atau dinding pembatas sungai di Desa Kinali.

“Bronjong penahan aliran sungai rusak terseret arus, sehingga air langsung mengalir dan membanjiri permukiman,” jelasnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ditemukan korban jiwa. Namun, upaya penanganan darurat dan pemantauan di lokasi bencana masih terus dilakukan oleh pihak terkait.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *