BBMKG: Sumatera Utara Diperkirakan Alami Musim Kemarau Selama Ramadhan 1446 H

Daerah, Nasional580 Views

SEKILAS SUMUT– Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan memperkirakan bahwa selama bulan Ramadhan 1446 Hijriah, wilayah Sumatera Utara akan mengalami musim kemarau.

“Pada bulan Maret, yang bertepatan dengan Ramadhan, Sumatera Utara diprediksi memasuki fase awal musim kemarau,” ujar Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, di Medan, Ahad.

Menurutnya, periode puncak musim kemarau pertama di Sumatera Utara akan berlangsung pada Maret hingga April 2025.

Di provinsi ini, yang terdiri dari 33 kabupaten/kota, siklus musim hujan dan musim kemarau bergantian terjadi dua kali dalam setahun.

“Puncak musim kemarau pertama diperkirakan pada Maret, sementara puncak musim hujan pertama terjadi pada Juni. Selanjutnya, akan ada puncak musim kemarau kedua dan puncak musim hujan kedua,” jelas Hendro.

Dalam menghadapi kondisi cuaca ini, masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas luar ruangan, terutama karena bertepatan dengan ibadah puasa Ramadhan.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk menjaga kecukupan cairan tubuh agar ibadah puasa tetap lancar,” tambahnya.

Hendro juga menjelaskan bahwa meskipun musim kemarau sudah mulai berlangsung, hujan masih berpotensi turun di beberapa daerah, termasuk Kota Medan.

“Beberapa wilayah masih mengalami hujan akibat gangguan atmosfer di bagian barat Sumatera yang memengaruhi kondisi cuaca hingga ke Medan. Fenomena ini merupakan gangguan cuaca berskala regional,” ujarnya.

Suhu udara di Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan, saat ini berada pada kisaran 32 derajat Celcius.

“Dari hasil pengamatan kami, suhu rata-rata di Kota Medan mencapai 32 derajat Celcius,” pungkas Hendro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *