SEKILAS SUMUT–Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengusulkan agar perayaan besar umat Hindu seperti Deepavali dan Tahun Baru Tamil (Tamil New Year) tidak hanya menjadi agenda keagamaan internal, melainkan diangkat sebagai bagian dari kalender event Provinsi Sumut yang terbuka untuk seluruh masyarakat lintas agama.
Pernyataan ini disampaikan Bobby saat menghadiri acara syukuran atas pelantikannya sebagai Gubernur bersama Wakil Gubernur Surya, yang juga bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Tamil 5127 (Varudapirappu), Sabtu malam (19/4/2025) di Ballroom Hotel Danau Toba, Medan.
“Jika setiap agama yang diakui negara memiliki dua hari besar yang dirayakan bersama, akan ada 12 momentum budaya yang bisa mengangkat kekayaan Sumut,” ucap Bobby. Ia menekankan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini dapat memberikan dampak budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa perayaan Tamil New Year berpotensi menjadi pemicu ekonomi kerakyatan, apalagi banyak pengunjung dari luar negeri seperti Malaysia turut hadir dalam momen tersebut. Ia mendorong PHDI Sumut dan PHDI Medan agar berperan aktif mengusulkan perayaan ini sebagai bagian dari agenda tahunan provinsi.
“Atas nama Pemerintah Provinsi, saya ucapkan selamat tahun baru 5127. Semoga menjadi titik tolak untuk membangun Sumut yang lebih baik dan penuh berkah,” tambahnya.
Menanggapi hal itu, Ketua PHDI Sumut, Surya, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Bobby. Ia menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dalam menciptakan Sumut yang inklusif dan menjunjung tinggi semangat toleransi.
Acara ini turut dihadiri berbagai tokoh Hindu, pejabat pemerintahan, komunitas India Nusantara, serta ratusan tamu undangan. Nuansa budaya yang kuat serta suasana kebersamaan antar umat beragama mewarnai jalannya acara.













