Saat mencari Kerja di Siantar, Gadis Meninggal Dunia saat Kejar Penjambret

Kriminal, Nasional812 Views

SEKILAS SUMUT–  Kepergian Rindi Liviani, gadis berusia 20 tahun yang meninggal dunia saat mengejar pelaku penjambretan, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga. Rindi dikenal sebagai pribadi yang kuat dan mandiri, serta tidak pernah merepotkan orang tuanya.

“Adik tadi pergi keliling dari kos untuk mencari kerja,” ungkap Reza, kakak kandung korban, saat ditemui di depan Ruang Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr Djasamen Saragih, Senin (9/6/2025).

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh sang kakek, Dahlan Sembiring. Ia mengenang Rindi sebagai cucu yang rajin dan bersemangat. Bahkan, Dahlan telah menyiapkan usaha kecil untuk mendukung masa depan cucunya itu.

“Terakhir kami dengar dia mau ke Simpang Dua cari pekerjaan. Usaha kecil sudah kusiapkan, tinggal menunggu waktu yang pas,” ujarnya.

Namun, nasib berkata lain. Gadis asal Nagori (Desa) Bayu Muslimin, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun itu meninggal setelah terlibat aksi kejar-kejaran dengan penjambret.

Peristiwa tragis itu terjadi saat Rindi membonceng seorang temannya dengan sepeda motor untuk mengejar pelaku penjambretan. Saat melewati Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, sepeda motor mereka kehilangan kendali dan menabrak pohon di median jalan.

Menurut saksi mata, peristiwa bermula saat korban dan pelaku saling tarik-menarik tas sambil berkendara dari arah Rambung Merah menuju Jalan Bali. Ketika memasuki tikungan di Simpang Sepadan, motor korban oleng dan menabrak pohon sebanyak dua kali.

“Motor korban sempat menabrak pohon paling ujung, lalu mengenai pohon lainnya yang sejajar. Dua kali menabrak,” jelas salah satu saksi.

Teman Rindi dilaporkan selamat dan langsung dilarikan ke RS Efarina Etaham, Jalan Pdt J Wismar Saragih. Sementara dua pelaku jambret yang sempat diamuk massa kini dirawat di RSUD dr Djasamen Saragih.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pematangsiantar, Iptu Sandi Riz Akbar, menyatakan kedua pelaku merupakan laki-laki dan telah dimintai keterangan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *