SEKILAS SUMUT– Dinas Perdagangan dan Ketenagakerjaan Kota Gunungsitoli terus melakukan pengawasan terhadap ketersediaan gas elpiji subsidi guna memastikan stabilitas pasokan, menjaga harga eceran tertinggi sesuai peraturan, serta memastikan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan.
Kepala Dinas Perdagangan dan Ketenagakerjaan Kota Gunungsitoli, Yasokhi Tertulianus Harefa, menyatakan bahwa hingga saat ini belum terjadi gejolak dalam distribusi elpiji, yang menjadi salah satu indikator bahwa stok masih aman.
“Khusus untuk wilayah Kota Gunungsitoli, kuota gas elpiji bersubsidi yang tersedia mencapai 105.840 tabung. Berdasarkan hasil pemantauan kami bersama distributor serta laporan resmi dari mereka, pasokan tabung elpiji 3 kilogram di wilayah ini mencapai angka tersebut,” ungkapnya pada Sabtu (1/3/2025).
Ia menambahkan bahwa stok elpiji diperkirakan masih mencukupi hingga Ramadan. Biasanya, kuota ini ditetapkan oleh kementerian terkait untuk setiap kabupaten dan kota. Berdasarkan pemantauan Dinas Perdagangan dan Ketenagakerjaan di lapangan, pasokan masih dalam kondisi terkendali menjelang bulan suci Ramadan.
Sementara itu, Asisten II Setda Kota Gunungsitoli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Eko Ariyanto Tello Zebua, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil monitoring dari beberapa OPD teknis, stok kebutuhan masyarakat, baik sembako maupun gas elpiji 3 kilogram, masih cukup untuk memenuhi permintaan warga Kota Gunungsitoli.
“Stoknya tersedia,” ujarnya singkat.
Di sisi lain, Dinas Perdagangan dan Ketenagakerjaan Kota Gunungsitoli mengimbau para pemilik pangkalan untuk tetap tertib dalam menyalurkan elpiji 3 kilogram kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.



















