RS Haji Medan Beri Penjelasan Kekosongan Obat Usai Sidak Gubernur Sumut

Berita, Nasional428 Views

SEKILAS SUMUT– Rumah Sakit Haji Medan memberikan penjelasan resmi menanggapi temuan Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, terkait kekosongan beberapa jenis obat saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di hari pertama masuk kerja usai libur Idulfitri 1446 H, pada Senin, 8 April 2025.

Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan RS Haji Medan, drg. Fitrady Ulianda Siregar, M.Kes, menjelaskan bahwa kekosongan obat bukan disebabkan oleh kelalaian internal, melainkan akibat keterlambatan dari pihak vendor serta terhambatnya proses administrasi selama libur panjang.

“Sejumlah obat tidak tersedia karena keterlambatan dari vendor, dan ada pula yang belum bisa diproses pembayarannya karena administrasi sempat tertunda saat libur Lebaran,” ungkap dr. Anda, sapaan akrab Fitrady Ulianda, pada Rabu, 9 April 2025.

Ia menambahkan bahwa pihak rumah sakit telah menjelaskan kondisi tersebut secara terbuka kepada pasien, serta segera mengambil langkah cepat guna mempercepat proses pengadaan dan memastikan stok obat kembali normal.

“Pasien tetap kami layani dengan solusi terbaik dan telah kami beri penjelasan. Saat ini kami tengah mempercepat proses pengadaan dan terus berkoordinasi dengan pihak penyedia agar tidak terjadi keterlambatan serupa,” tegasnya.

Menurut dr. Anda, pihak RS juga telah melakukan evaluasi terhadap sistem pengadaan obat agar lebih sigap, terutama dalam menghadapi masa rawan seperti setelah libur panjang.

Meskipun terjadi lonjakan pasien pada hari pertama kerja, RS Haji Medan memastikan layanan tetap berjalan optimal. Ia menyebutkan bahwa peningkatan jumlah pasien pasca-libur merupakan hal yang lazim, dan pihak rumah sakit telah mengantisipasinya.

“Ada antrean karena banyaknya pasien yang datang setelah libur, tetapi semuanya tetap bisa kami layani dengan baik,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Gubernur Sumatera Utara melakukan sidak ke RS Haji Medan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelancaran pelayanan publik pasca-libur Lebaran. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur juga menginstruksikan Inspektorat Sumut untuk menelusuri kendala yang menyebabkan terganggunya pengadaan obat.

Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Inspektur Daerah Sulaiman Harahap, Kepala Dinas Kesehatan Sumut M. Faisal Hasrimy, serta jajaran pimpinan RS Haji Medan.

Sebagai penutup, manajemen RS Haji Medan menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki sistem layanan dan menjaga mutu pelayanan kesehatan, sesuai arahan dari Gubernur dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *