Toke Durian di Medan Jadi Korban Jambret, Uang Rp20 Juta dan Emas 100 Gram Raib

Kriminal, Nasional835 Views

SEKILAS SUMUT– Seorang pedagang durian, Irma Yani Ginting (48), menjadi korban penjambretan di Jalan Pukat Delapan, Kelurahan Bantan Timur, pada Rabu (12/3/2025) malam. Dalam insiden tersebut, tas miliknya dirampas oleh dua pelaku yang langsung melarikan diri.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian besar. Uang tunai sebesar Rp20 juta, perhiasan emas seberat 100 gram, sebuah handphone, serta beberapa kartu ATM yang tersimpan di dalam tasnya berhasil dibawa kabur oleh para pelaku. Selain itu, korban juga mengalami cedera di tangan kanan akibat terkilir serta rasa sakit di bagian kepala setelah terjatuh dari sepeda motornya.

Peristiwa ini terjadi ketika korban sedang dalam perjalanan menuju tempat usahanya dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat BK 3020 AGB. Saat melintas di lokasi kejadian, dua orang pelaku tiba-tiba menarik tas sandangnya dengan paksa, menyebabkan korban kehilangan keseimbangan dan jatuh ke aspal.

Insiden ini sontak menarik perhatian warga sekitar yang berada di lokasi. Beruntung, tiga personel Polrestabes Medan dari bidang humas—Bripka Missunaryo, Briptu Muhamad Yusuf Riza Sinulingga, dan Yorie—kebetulan melintas dan segera memberikan pertolongan. Mereka membantu mengamankan sepeda motor korban serta menghubungi Polsek Medan Tembung untuk tindakan lebih lanjut.

Bripka Missunaryo menjelaskan bahwa dirinya dan dua rekannya tengah dalam perjalanan untuk mendokumentasikan apel patroli gabungan tiga pilar dalam rangka mengantisipasi tawuran dan geng motor di Jalan Padang. Saat melihat kejadian tersebut, mereka langsung menghentikan kendaraan dan memberikan pertolongan kepada korban.

Setelah petugas dari Polsek Medan Tembung tiba di lokasi, korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Haji Medan guna mendapatkan perawatan medis atas luka yang dideritanya. Sementara itu, pihak kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan informasi dari saksi di lokasi kejadian.

Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung, Iptu Parulian Sitanggang, membenarkan peristiwa ini dan menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah penyelidikan guna mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku. Ia juga meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait insiden ini untuk segera melapor ke pihak berwajib.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat membawa barang berharga di malam hari. Masyarakat juga disarankan untuk menghindari jalanan yang sepi dan menggunakan jalur yang lebih ramai guna mengurangi risiko menjadi korban tindak kejahatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *